Jenis kain dan karakteristiknya Kenali Lebih Jauh

Banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam berbelanja pakaian, terutama saat berbelanja secara online. Karena kita tidak bisa memegang atau merasakan seperti apa jenis kain yang digunakan untuk pakaian tersebut. Oleh karena itu, sebagai online shopper harus pandai-pandai untuk bisa mengenal jenis kain dan karakteristiknya. Jika dirasa masih ragu, silahkan tanya-tanya lebih detail lagi tentang bahannya dan karakteristik dari bahan yang digunakan. Jangan sampai malu bertanya dapetnya malah pakaian yang tidak sesuai harapan. Karena banyak sekali kawan, penjual online yang asal comot foto milik orang. Misalnya gambar asli menunjukkan kalau bahan pakaian yang digunakan adalah katun dengan kualitas super, sedangkan si penjual yang asal comot menjual pakaian dengan model yang sama persis di foto dengan bahan jersey yang tipis dan panas. Tentunya dengan harga yang lebih murah. Jika kita tidak teliti tentu saja kita akan dengan mudah tertipu, tergiur dengan harga yang lebih murah.
Mengenal-jenis-kain-dan-karakteristiknya
Oleh karena itu, sebagai online shopper dituntut untuk bisa membedakan antara kain ini dan kain ini. Mengenal jenis kain dan karakteristiknya juga sangat diperlukan. Percuma juga kan kawan, saat kita belanja online dan sudah banyak tanya tentang bahan yang digunakan apa dan seperti apa jika kita tidak memahami betul jenis kainnya seperti apa dan bedanya dengan kain lainnya seperti apa. Dengan mengenal jenis kain dan karakteristiknya, ketika kita berbelanja online akan sangat terbantu. Terhindarkan dari yang namanya ‘tertipu atau kecewa’

Bagi kawan yang belum tahu tentang jenis kain dan karakteristiknya, berikut ulasannya:

1. LYCRA
Lycra adalah bahan spandex yang nyaman dipakai karena mengandung katun, sutera, polyester, atau bahan sintetis lainnya. Pakaian dengan bahan lycra akan terasa sangat lentur karena mengandung rantai polymer dengan bahan lentur lainnya agar nyaman saat dikenakan. Lycra terasa ringan, elastis, sangat bisa menyerap keringat dan sangat nyaman dipakai sehari-hari. Jika dicuci cepat kering dan tahan terhadap bakteri dan zat pemutih.

2. SATIN
Kain satin memiliki permukaan yang halus,licin dan mengkilap, karena sifat permukaan yang bisa memantulkan cahaya, sedangkan bagian belakang kain satin tidak licin dan mengkilap.kain satin biasa digunakan untuk dress, baju pengantin, atau bahan tuxedo. Karena memiliki kesan mewah dengan permukaan yang mengkilap sehingga akan sangat pas saat dipakai di acara formal.

3. KATUN/COTTON
Bahan dasar pembuatan kain katun adalah serat kapas. Kain katun bisa menyerap keringat dengan mudah dan terasa adem saat dikenakan. Kain katun yang bagus memiliki karakteristik:
a. Bahan terasa dingin dan sedikit kaku
b. Bisa menyerap keringat
c. Pakaian atau kain akan mudah rusak bila direndam lebih dari 2 jam dalam detergen
d. Rentan terhadap jamur
Terdapat berbagai jenis kain katun yang beredar di pasaran, seperti kain katun jepang yang memiliki harga paling mahal dibandingkan jenis katun lainnya. Sekilas kain katun jepang sama seperti kain katun biasa pada umumnya, tetapi jika diperhatikan ada beberapa ciri khusus, yaitu di bagian sisi ujung bahan terdapat tulisan “japan design” dan atau terdapat kode warna pada kain tersebut, daya serap keringat bagus, harga lebih mahal dari kain katun biasa, permukaan kain lebih halus, dan warna lebih awet dan tahan lama.Selanjutnya ada katun paris yang memiliki ciri sama dengan katun jepang. Perbedaannya terletak pada tidak adanya tulisan “japan design” atau kode warna dan katun paris lebih tipis dibanding dengan katun jepang.

4. POLYESTER
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiberpoly sedangkan untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan terasa panas saat dipakai.
Karakteristik bahan ini adalah:
a. Noda minyak dan makan sulit dihilang dari bahan ini
b. Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam.
c. Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

5. SILK TAFFETA
Kain ini karakteristiknya mengkilat dan kaku sehingga terkesan mewah jika dipakaI. Sedikit dipercantik dengan detail pita agar terlihat lebih anggun saat mengenakannya. Pilihan warna dari silk taffeta ini banyak sekali, seperti bunglon/two-tone sehingga warna yang timbul beriak-riak lebih dari satu warna. Kain silk taffeta ini ada juga yang berbahan stretch/lentur. Soal harga, silk taffeta juga bisa dibilang murah.

6. RAYON
Kain ini dikenal dengan sebutan sutra buatan. Rayon merupakan jenis kain yang biasanya tampak agak berkilau dan tidak mudah kusut. Khusus di Indonesia, kain rayon merupakan bahan baku yang banyak digunakan untuk baju batik.

7. CASHMERE
Bahan cashmere tergolong bahan yang mewah, dengan kualitas prima. Kualitas bagus tentunya setara dengan harga jual yang tinggi. Saat dikenakan terasa nyaman dan sangat halus. Bisa dipakai untukt baju, dress. skirt atau jilbab. kain cashmere semakin sering dicuci akan semakin halus. Tapi perlu diperhatikan dulu, tidak sembarang mencuci, karena mencucinya bahan cashmere haruslah dengan shampo agar kualitas tetap bagus.

8. CERUTTY
Ceruti adalah bahan kain yang mirip dengan shifon. karakteristik bahan ceruti yaitu tipis. Persamaan antara kain shifon dan kain ceruti adalah merupakan jenis kain yang sama-sama memiliki banyak variasi warna. Tetapi bahan keduanya sangat berbeda. Perbedaannya adalah bahan shifon lebih kaku dan sulit dibentuk dibandingkan dengan ceruti. Bahan ceruti lebih halus dan mudah untuk dibentuk.

Bagaimana kawan? Semakin nambah bukan ilmunya? Semakin tahu tentang jenis kain dan bagaimana karakteristik kain tersebut. jadi, tidak perlu takut lagi untuk belanja online, aman dari tipu-tipu 🙂 Semoga bermanfaat.