Wanita Afghanistan Berlatih Wushu di Bukit Salju

Wanita Afghanistan Berlatih Wushu di Bukit Salju

Dua puluh perempuan muda antara usia 14 dan 20 telah belajar seni bela diri Cina selama lebih dari setahun. Pelatih mereka, Seema Azimi, 20 tahun, yang berbaju hitam pada foto dibawah, mengelola perguruan dengan bantuan ayahnya. Bagaimana cerita Wanita Afghanistan Berlatih Wushu di Bukit Salju sebagaimana nampak dibawah, simak cerita berikut.
Wanita Afghanistan Berlatih Wushu di Bukit Salju
Seema, pertama kali belajar Wushu di Iran, tujuannya membentuk perguruan Wushu adalah; melatih anak perempuan Afghanistan agar terampil melindungi diri mereka sendiri dari serangan dari luar terutama serangan dari laki-laki. Dilain itu, hal ini juga menantang sikap patriarkal yang telah begitu jauh mengakar di masyarakat Afghanistan.

Olahraga perempuan sangat dibatasi di Afghanistan. Dan adanya perguruan wushu ini telah menjadi salah satu pengecualian yang terbilang langka.

Seema adalah wanita Afghanistan yang berasal dari etnis Hazara, sebuah etnis minoritas yang cenderung memiliki tradisi sosial yang lebih liberal berkaitan dengan kegiatan perempuan di luar rumah dibandingkan dengan etnis Afghanistan lainnya.

Setelah belajar wushu di Iran, dan pernah meraih medali emas dan perunggu di sebuah kompetisi wushu yang diadakan di iran, maka Seema pun pulang ke Kabul dan memberanikan diri untuk membentuk perguruan wushu di tempat dia dilahirkan. Hal ini juga atas dorongan Ayahnya yang mendukungnya untuk mendirikan perguruan wushu  pertaman di Afghanistan.

Seema bangga dengan apa yang telah mereka capai sejauh ini dan berharap suatu hari murid-muridnya bisa berprestasi dan dapat ikut berkompetisi di tingkat internasional. “Saya senang melihat perkembangan gadis-gadis Afghanistan dalam mengubah dunia seperti halnya yang telah dilakukan gadis-gadis lain di belahan dunia lain,” katanya.

Seema berharap perempuan di negaranya dapat memiliki kebebasan yang lebih besar dibandingkan saat ini. Dan melihat Wushu dapat menjadi bagian dari upaya itu: “Tujuan utama saya adalah kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan di Afghanistan dan itu sebabnya aku meminta semua gadis untuk memecah hambatan budaya dan bergabung dengan saya dalam mempromosikan Wushu untuk mencapai tujuan ini.”

Sumber foto: http://reut.rs/2ku9AgP